KADO DI AWAL TAHUN, BEA CUKAI KEPRI MENEGAH EMPAT KAPAL

kwbckepri Bea Cukai

“Selamat Natal dan Tahun Baru 2017, semoga ke depan Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau dapat lebih bersinergi dengan teman-teman media,” ujar Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi, R. Evy Suhartantyo pada saat Press Release hasil tegahan Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Rabu, 04 Januari 2017.

img_0207-copySejak 29 Desember 2016, dalam kurun waktu empat hari Bea Cukai Kepri menegah empat kapal yang diduga melakukan penyelundupan barang-barang ilegal atau tanpa dilengkapi dokumen. Keempat kapal tersebut adalah SB. Azimut, KM. Camar Permai, KM. Firdaus, dan KM. Harapan Indah. (Informasi dapat diunduh di Press Release.

img_0217-copyPress Release dihadiri oleh sebagian besar media cetak lokal dan nasional yang ada di Kabupaten Karimun. Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Parjiya dan Plh. Kepala Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan, Nutriwan Cahyono Putro juga hadir memberikan press release dalam acara tersebut. Penegahan ini dapat diartikan bahwa para pelaku pelanggaran kepabeanan tetap beraksi baik di awal maupun akhir tahun, namun petugas Bea dan Cukai tidak akan pernah lengah. Bravo Bea dan Cukai!

Posted by  : Syarif / Admin.

 

 

 

You May Also Like..

BEA CUKAI KEPRI GAGALKAN PENYELUNDUPAN EKSPOR PASIR TIMAH LEBIH DARI 10 TON

Tanjung Balai Karimun (26/06/2020) – Tidak kenal lelah dalam menjaga kedaulatan NKRI dari upaya penyelundupan, pada Kamis 25 Juni 2020 […]

BEA CUKAI KEPRI BERHASIL GAGALKAN PENYELUNDUPAN 119 KG NARKOBA

Tanjung Balai Karimun (25/06/2020) – Berdasarkan analisa informasi yang dilakukan dalam Operasi Patroli Laut Kanwil Khusus Bea Cukai Kepulauan Riau […]

Sinergi Bea Cukai RI dan Singapore Customs Dalam Masa New Normal

Tanjung Balai Karimun (23/06/2020) – Pada hari Selasa 23 Juni 2020, Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau mengikuti Video Conference […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.