DJBC Kepri Kembali Hibah Dermaga Apung Ke Desa Parit

kwbckepri Bea Cukai

Tanjung Balai Karimun – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri, merakit sebuah dermaga apung dari drum hasil tangkapan petugas patroli laut Bea Cukai Kepri yang sudah menjadi barang milik negara, dan menghibahkan rakitan dermaga apung tersebut ke pemerintah Kabupaten Karimun yang diserahkan ke Desa Parit, Jumat pagi (12/10).

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Bapak Rusman Hadi Bersama Bupati Karimun, Bapak Aunnur Rafiq mengatakan hibah yang dilakukan kali ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan sosial Bea Cukai Kepri dalam memperingati hari Ulang Tahun Kabupaten Karimun ke-19. Pada tahun-tahun sebelumnya, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau sudah pernah menyerahkan bantuan serupa ke Pulau Parit, Dermaga apung yang berukuran 6 meter x 4 meter ini dibuat dari 140 batang kayu log dan 50 buah drum hasil penindakan Satuan tugas patroli laut Kanwil DJBC Khusus Kepri.

Dermaga diterima oleh Kepala Desa Parit Kabupaten Karimun sekaligus dengan 10 (sepuluh) Life Jacket / pelampung untuk warga Pulau Parit. Semoga kedepan Kanwil DJBC Khusus Kepri dan Kabupaten Karimun dapat bersinergi terus untuk meningkat kualitas hidup masyarakat sekitar. Bravo Bea dan Cukai.

 

You May Also Like..

Bea Cukai Kanwil Kepri Latih Pegawai Menggunakan APAR

Tanjung Balai Karimun, Selasa (10/09) Bea Cukai Kepri menyelenggarakan pelatihan pengenalan dan cara pemakaian Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau […]

Rutinitas Manajemen Organisasi Bea Cukai Kepri

Tanjung Balai Karimun, Senin (09/09). Manajemen merupakan sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif […]

BNN Lakukan Tes Urine Kepada Bea Cukai Kepri

Tanjung Balai Karimun. Senin (09/09) Tes Toksikologi dilakukan oleh BNN guna menguji ada atau tidaknya kandungan narkotika kepada beberapa pegawai […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.