SEMBUNYIKAN NARKOTIKA DI CELANA DALAM, PENUMPANG FERRY DARI MALAYSIA DITANGKAP BEA CUKAI TANJUNG BALAI KARIMUN

kwbckepri Bea Cukai

Karimun – Petugas Bea Cukai Tanjung Balai Karimun berhasil melakukan penegahan terhadap  seorang penumpang kapal ferry warga negara Malaysia berinisial LHK (45) yang tiba di Karimun pada (26/09). Dari penegahan kali ini, petugas berhasil menegah sejumlah narkotika golongan I di antaranya heroin, sabu, dan pil happy five.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Bernhard Sibarani mengungkapkan bahwa petugas mencurigai pelaku yang bertingkah laku aneh saat turun dari kapal ferry MV TUAH I. “Saat turun dari ferry pelaku terlihat menggunakan obat asma hirup dengan mata memerah, saat akan melewati pemeriksaan x-ray petugas melakukan pemeriksaan mendalam terhadap penumpang tersebut,”ungkapnya.

Bernhard menambahkan, dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelaku, petugas penemukan Narkotika Golongan I berupa Heroin sebanyak ± 9.15 Gram, Shabu sebanyak ±0.62 Gram, dan 2 (dua) butir pil Happy Five. “Untuk tindak lanjut kasus ini, petugas membawa pelaku ke Kantor Bea Cukai Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”pungkas Bernhard.

Dikutip dari beacukai.go.id

You May Also Like..

PEMUSNAHAN BARANG BUKTI BERUPA AMMONIUM NITRATE

Tanjung Balai Karimun (09/09/2020) – Kejaksaan Negeri Karimun bekerjasama dengan Kanwil DJBC Khusus Kepri memusnahkan 532,9 ton ammonium nitrate hasil […]

Bea Cukai Kep Riau Tingkatkan Kompetensi Pegawai Melalui P2KP

Tanjung Balai Karimun (08/09/2020), Bea Cukai Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Pegawai (P2KP) tentang bongkar pasang senjata […]

Bea Cukai Kepulauan Riau Selenggarakan Virtual Studi dan Aktualisasi yang ke-3

Tanjung Balai Karimun (02/09/2020), Bea Cukai Kepulauan Riau bersama dengan Bea Cukai Karimun mengadakan VISTA (Virtual Studi dan Aktualisasai) yang ke […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.