“KESELAMATAN KRU KAPAL ADALAH YANG UTAMA!”

kwbckepri Bea Cukai

Tanjung Balai Karimun – Kamis, 09 Maret 2017, Kantor Wilayah DJBC Khusus kepulauan Riau melakukan Press Release di Gudang A Kanwil DJBC Khusus Kepri. Press Release dilakukan oleh Kepala Bidang Penyidikan dan Sarana Operasi, R. Evy Suhartantyo dilanjutkan Kepala Bidang Penindakan dan Barang Hasil Tangkapan, Winarko Dian Subagyo dan dihadiri sebagian besar media cetak baik lokal dan nasional.

Dalam dua minggu, Kapal Patroli Laut bea dan Cukai berhasil menegah enam kapal yakni KM. Ocean Sentosa I, KM. Jaya Lestari III, KM. Putra Jaya, KM. Andelia Jaya, KM. Putri Dua dan KM. Samudra Jaya II (data dilampirkan di menu press release). Barang yang diselundupkan mulai dari bawang merah, ballpress hingga kayu teki dari Port Klang dan Batu Pahat, Malaysia.

Pada saat penindakan KM. Putri Dua di Perairan Tg. Siapi-api, Anak Buah Kapal (ABK) dan puluhan massa melarikan diri dengan berenang ke daratan. Selanjutnya guna pemeriksaan lebih lanjut, kapal, muatan dan beserta 7 orang massa didereger ke Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau guna penyidikan lebih lanjut.

“Meskipun ada beberapa ABK kapal tegahan yang melarikan diri dengan menceburkan diri ke laut namun tugas menyelamatkan mereka adalah yang utama.” ungkap R. Evy Suhartantyo menanggapi proses penegahan kapal. Dalam melaksanakan tugas patroli laut, keselamatan kru kapal patroli maupun kapal penyelundup sangat diprioritaskan.

Posted by  : Syarif / Admin.

You May Also Like..

Realisasi Penerimaan DJBC

Per 30 Juli 2019 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mendapatkan penerimaan negara sesuai dengan tabel berikut

BEA CUKAI GAGALKAN DUA PULUH TUJUH KASUS PENYELUNDUPAN DALAM OPERASI JARING SRIWIJAYA III

Tanjung Balai Karimun (03/07/2019) Bea Cukai menutup Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya III periode tanggal 26 Mei s.d. 30 […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.