KAWAL STABILITAS HARGA, BEA CUKAI KEPRI DUKUNG ADANYA PLB BAHAN POKOK DI KEPRI

Tanjung Balai Karimun (25/11/2020) – Bea Cukai Kepulauan Riau mendukung adanya Pusat Logistik Berikat (PLB) Bahan Pokok, hal ini disampiakan dalam audiensi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan terkait rencana pembentukan PLB Bahan Pokok di Kepulauan Riau, kegiatan yang dilaksanakan tersebut sebagai upaya pemerintah dalam mengawal stabilitas harga di masyarakat, Kamis (25/11).

Abdul Rasyid, Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, menyampaikan memang ada hal mendasar terkait stabilitas harga bahan pokok di Kepulauan Riau. “Ada hal mendasar yang mempengaruhi stabilitas harga, provinsi ini memang tidak menjadi daerah penghasil, tetapi menjadi konsumen bahan pokok, sehingga tata kelola dalam penawaran (supply) dan permintaan (demand) harus dibangun dengan baik sehingga akan terjaga stabilitas harga di masyarakat,” ungkap Rasyid. Ia menambahkan bahwa seluruh pihak perlu memperbaiki supply chain logistic terkait ketersediaan bahan pokok. “Bagaimana kita dapat membangun potensi bisnis yang ada saat ini agar lebih baik. Bea Cukai mempunyai data, temen-temen pemerintah daerah memiliki regulasi di daerah dan para pelaku usaha memiliki permasalahannya tersendiri, seluruh pihak perlu untuk melakukan sinergi satu sama lain, sehingga supply chain logistic dapat berjalan dengan baik,” kata Rasyid.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh H. Burhanuddin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau bahwa mengenai potensi dan prospek Kepulauan Riau. “Provinsi ini berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia, secara geografis kita dapat memanfaatkan untuk menjadi sebuah dorongan dalam mengkontruksikan tata kelola perekonomian kedepan khususnya di sektor perdagangan agar lebih baik lagi,” katanya. Ia menjelaskan bahwa perlu adanya PLB Bahan Pokok di Provinsi Kepulauan Riau. “PLB Bahan Pokok ini kita perlukan, bagaimana dikelola dan dimapping dengan baik dan harus punya konsep, sehingga persoalan logistik bahan pokok di Kepulauan Riau tidak begitu bergantung dengan daerah lainnya,” pungkasnya

Perlu diketahui Team Task Force Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau mengungkapkan bahwa ekonomi Kepulauan Riau akan bangkit kedepannya. Hal tersebut terjadi jika seluruh pihak bergerak bersama, saling bersinergi baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, para pelaku usaha dan investor, sehingga program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilaksanakan dapat berjalan dengan maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.